Yuspin : Tips Memilih Pembalut Agar Tidak Membahayakan Organ Intim

Pembalut adalah salah satu hal yang sangat identik dengan kebutuhan para kaum hawa untuk menampung darah menstruasi. Salah satu jenis pembalut ramah lingkungan adalah pembalut kain yang kini hadir dengan berbagai macam brand, salah satunya adalah Yuspin Pembalut yang ramai diminati. 

Karena bersinggungan langsung dengan darah menstruasi, serta bertugas untuk menampung darah tersebut untuk beberapa saat, tentunya Anda wajib untuk lebih cermat dalam hal memilih pembalut agar tidak membahayakan organ intim Anda.

Tips Memilih Pembalut Agar Tidak Membahayakan Organ Intim

Agar tak membahayakan organ intim Anda, berikut adalah tips untuk memilih pembalut yang tepat:

  • Pilih pembalut dengan daya serap yang tinggi

Cairan darah yang keluar di hari pertama ketika datang bulan biasanya cukup banyak, sehingga, hal wajib yang perlu kamu pastikan ketika sedang memilih pembalut adalah daya serapnya. 

 

Semakin kuat daya serap dari sebuah produk pembalut, maka Anda akan semakin terhindar dari sensasi lembap pada pembalut ketika sedang menampung darah haid. 

Kelembapan ini tak hanya mengganggu kenyamanan Anda, namun juga mampu mengembangkan berbagai jenis kuman dan bakteri yang mampu mengancam kesehatan organ intim Anda.

  • Pilih pembalut yang tak mengandung pewangi

Sejumlah produk pembalut yang ada di pasaran ternyata mengandung pewangi yang umumnya bertujuan untuk menyamarkan bau anyir darah haid. 

Sayangnya ternyata kehadiran pewangi di dalam pembalut tersebut dirasa tak efektif dan justru menimbulkan hal-hal yang tak diinginkan, seperti iritasi di area organ intim Anda. 

Untuk memastikan kandungan pewangi dalam produk pembalut yang ingin Anda beli, Anda bisa memerikanya di label kemasan.

  • Pilih pembalut yang tak mengandung klorin

Ini merupakan kandungan yang biasa dipakai sebagai agen pemutih. Kandungan klorin di dalam produk pembalut dianggap berbahaya, mengingat zat ini mampu menghasilkan dioksin yang dikenal mampu menyebabkan kanker. 

Zat ini juga bisa Anda periksa kehadirannya dengan membaca label kemasan dengan seksama.

  • Pilih pembalut yang tak mengandung pestisida

Sayangnya kandungan ini tak dicantumkan di label kemasan produk pembalut, padahal ada saja sejumlah produsen nakal yang menghadirkan kandungan ini dalam produk pembalut wanita. 

Zat ini dianggap berbahaya karena mampu menimbulkan efek buruk, yakni timbulnya rasa nyeri, gatal, dan kulit kemerahan. 

Ketika Anda menemukan gejala tersebut di area kewanitaan Anda setelah memakai sebuah produk pembalut, pastikan Anda segera menghentikan pemakaian produk tersebut dan menggantinya dengan produk yang lebih aman tanpa menimbulkan efek samping. 

Akhir Kata

Sekian penjelasan kami tentang tips memilih pembalut agar tidak membahayakan organ intim Anda. 

Terlepas dari jenis pembalutnya, Anda sebaiknya rajin mengganti pembalut Anda setidaknya setiap 2-4 jam, tergantung dengan seberapa banyak darah yang keluar. Semoga informasi dari kami bermanfaat untuk Anda.

You May Also Like

About the Author: Wingki