Pengertian dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik

Pembelajar tematik merupakan sebuah metode pembelajaran terpadu yang merupakan penggabungan beberapa materi menjadi satu, sehingga terjadi adanya suatu hubungan antara pengetahuan, ketrampilan dan juga nilai. Dengan begitu maka memungkinkan peserta didik lebih aktif dalam menemukan konsep dan juga prinsip keilmuan secara holistik, bermakna dan juga otentik.

Pengertian dan Ciri-ciri Pembelajaran Tematik

Model pembelajarn tematik ini mengajak peserta didik untuk terlibat langsung dalam pembelajaran. Dengan melalui pembelajarn tematik peserta didik diharapkan bisa belajar sambil bermain dengan kreativitas tinggi.

Dalam pembelajaran tematik mempunyai sebuah prinsip jika belajar bukan hanyak untuk menjadikan siswa untuk mengetahui (learning to know), namun juga belajar untuk melakukan (learning to do), untuk menjadi (learning to be), dan untuk hidup bersama (learning to live together).

Untuk itu dalam model pembelajar ini lebih menekankan pada model belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing). Maka, guru perlu mengemas model belajar yang nantinya bisa mempengaruhi kebermaknaan belajar siswa.

Ciri-ciri Pembelajaran Tematik

Pembelajaran tematik mempunyai ciri yang berbeda dari mata pelajaran pada umumnya. Ciri-ciri pembelajaran tematik adalah sebagai berikut :

  1. Aktif Serta Berpusat Kepada Siswa. Pembelajaran tematik berfokus atau berpusat kepada siswa (student centered). Ini sesuai dengan pendekatan belajar yang kekinian, yang mana lebih banyak memposisikan siswa sebagai subjek belajar, sementara guru lebih berperan sebagai fasilitator, yakni memberikan kemudahan kepada siswa dan belajar.
  2. Memberi Pengalaman Secara Langsung. Pembelajaran tematik mampu memberikan pengalaman secara langsung kepada siswa. Dengan adanya hal ini maka siswa siswa akan dihadapkan pada keadaan yang sebenarnya.
  3. Pemisah Antar Mata Pelajaran Kurang Begitu Jelas. Tematik mempunyai pemisah antar mata pelajaran yang tidak begitu jelas. Untuk fokus pembelajaran lebih diarahkan pada pembahasan tema-tema yang paling berkaitan dengan kehidupan siswa.
  4. Menjadi Penyaji Konsep Dari Berbagai Mata Pelajaran. Tematik menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam satu pembelajaran. Dengan begitu maka siswa bisa memecahkan masalah yang dihadpi dalam kehidupannya.
  5. Mempunyai Sifat Fleksibel. Pembelajaran tematik mempunyai sifat yang fleksibel, yang mana guru bisa menggabungkan materi ajar dari satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain. Selain itu juga bisa mengaitkannya dengan kehidupan siswa serta lingkungan sekolah siswa.
  6. Hasil dari pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa, karena siswa diberikan kesempatan untuk bisa mengoptimalkan potensi yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhannya.
  7. Pembelajaran tematik ini menerapkan sebuah prinsip belajar sambil bermain sehingga lebih menyenangkan (joyfull learning).

Ciri-ciri dari pembelajaran tematik diatas bersadarkan pendapat Firdaus (2006).

Nah, itulah pengertian serta ciri dari pembelajaran tematik yang mungkin bisa menambah pengetahuan anda yang mungkin masih asing dengan tematik. Anda juga bisa mendapatkan kunci jawaban tematik jika anda membutuhkannya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih.

Niena

About the Author: Niena

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *